Perkenalkan Kucing Keluargaku, Si Oren yang bernama Ucup

Jujur aslinya saya itu tak suka kucing. Namun apa daya, bila divoting sudah pasti saya yang akan kalah dan pada akhirnya harus menerima kehadiran kucing.

kucing keluargaku
abhiraj jurnalistika
Secara resmi, saat ini kucing yang ada tinggal 1 dan diberi nama Ucup. Entah darimana asalnya nama itu tapi kucing berwarna oren ini adalah teman terbaik bagi anakku.

Menjadi teman setia yang akan senantiasa menemani selama berada didalam rumah. Tak jarng kucing ini pun akan berada disisi bantal.

Tak ada rasa risih atau ogah meski kucing ini sering di ‘uyel-uyel,’ gendong layaknya bayi atau dikelonin. Bisa jadi sudah ada chemsitri antara Ucup dengan Perel. Mereka seolah memiliki cara berkomunikasi tanpa harus mengeluarkan kata.

Namun ketika berbicara yang tidak resmi ada cukup banyak kucing tetangga yang sering main ke rumah. Bisa dengan alasan cari makan karena memang sering kasih makan kucing atau bisa jadi mereka butuh teman main.

Benar saja, bila diperhatikan setidaknya ada 4 kucing lain yang langganan berada dan main ke rumah. Ada kucing persia yang lucu dengn bulu lembut milik Frau, ada juga kucing abu-abu yang tidak tahu namanya.

Hanya saja Perel tahu kalau yang empunya bernama pak Didi maka kucing itu pun dikasih nama kucing pak Didi. Ada juga kucing hitam yang diduga milik Aria dan disebut kucing Aria.

6 Bersaudara Sisa 1

Ucup dulu tidak hanya satu tapi 6 bersaudara. Tak ingin memelihara kucing terlalu banyak maka saudara Ucup pun diadopsi oleh pemerhati kucing lainnya.

Ada diantara mereka adalah kawan sekolah Perel dan ada pula mereka adalah orang tua yang inginkan kucing untuk anaknya. Paling penting bagaimana kucing itu dijaga dan dirawat dengan baik.

Selain kcuing berwarna oren, saudara Ucup ini ada yang berwarna hitam. Hanya saja tingkat kegalakan kucing hitam diatas rata-rata.

Kucing terakhir yang diambil adalah Comot dan kalau tidak salah yang ambil warga Sidoagung. Comot ini sejatinya adalah kucing yang ingin kami pertahankan karena terlihat paling kasihan, paling kurus dan paling memprihatinkan.

Namun entah kenapa anak yang ingin adopsi kucing juga tertarik dengan Comot. Dengan berat hati Comot pun berpindah tangan. Untungnya, mereka yang mengadopsi cukup bertanggung jawab.

Dimana kini Comot terlihat sehat, lebih gemuk dan menggemaskan. Hal ini kami tahu karena tuannya kirim foto Comot setelah beberapa minggu diadopsi.

Menjadi Kucing Dewasa dengan Cepat

Minimnya pengetahuan kami dalam dunia perkucingan membuat anak kucing yang belum genap 1 tahun ini pun hamil. Akan tetapi dikehamilan pertamanya ini belum menjadi keberuntungan bagi Ucup karena keguguran.

Berharap ini kucing bisa menunda waktu untuk miliki momongan dan ternyata tidak mempan juga. Bagaimana tidak, tak berselang lama kucing ini pun diduga hamil lagi. Terihat dari kondisi perutnya yang kian lebar dan berat.

Menurut tebakan kami, kelak kucing ini akan miliki 6 anak. Terlihat dari puting yang ada jumlahnya ada 6. Konon begitu cara orang dulu mengetahui kucing mengandung anak berapa.

Hasilnya berapa kita tunggu saja. Dan mungkin kamu mau ada yang adopsi anaknya kelak. Silakan tuli no wa dan alamat di kolom komentar.

Posting Komentar untuk "Perkenalkan Kucing Keluargaku, Si Oren yang bernama Ucup"